Apakah Kamu pernah bermimpi jadi orang kaya, jadi orang sukses, punya banyak usaha atau nama Kamu masuk ke dalam daftar orang terkaya??
Bagaimana dengan Kamu?
Saya rasa, meski disaat krisis ekonomi, kita janganlah merasa takut bermimpi.
Sebab, kita harus yakin bahwa mimpi atau visi itu sama dengan cetak biru (blue print) dari realita. Artinya, sesuatu yang akan menjadi kenyataan.
Entrepreneur itu sosok yang seharusnya tahu dengan mimpi. Apalagi mimpi itu tidak perlu biaya. Tetapi masalahnya adalah, belum tentu semua orang berani bermimpi. Sehingga tidak berlebihan kalau untuk bermimpi pun, dibutuhkan sebuah keberanian.
Saya punya keyakinan, kalau entrepreneur berani memiliki visi, maka akan lebih dapat menciptakan kekuatan positif di dalam pikirannya. Sehingga nantinya akan lebih mampu meningkatkan kemampuan kerja dan kualitas
hidupnya. Karena itu saya sangat yakin dengan ungkapan berikut ini: “Hati-hatilah dengan angan-anganmu, karena angan-anganmu itu akan menjadi kenyataan.”
Bill Gates yang bermimpi, bahwa personal computer akan tersedia di rumah setiap orang. Untuk merealisasikan mimpinya, ia rela drop out dari studinya, dan lebih memilih menekuni microsoft-nya. Ternyata ia berhasil. Kini ia
menjadi salah satu orang terkaya di dunia.
Begitu pula Michael Dell. Impiannya juga menakjubkan, yaitu ingin mengalahkan perusahaan komputer raksasa IBM. Akhirnya, ia pun berhasil jadi orang pertama yang memasarkan komputer pribadi dengan strategi
direct marketing. Usaha yang dirintisnya tahun 1984 berhasil, buktinya penjualan Dell Computer sangat laris. Bahkan Dell dalam usia 34 tahun berhasil menjadi salah satu orang terkaya di Amerika Serikat.
Contoh lain adalah Jeff Bezos. Mimpinya ingin jadi pengusaha sukses di dunia perdagangan melalui internet. Meski saat itu baru tahun 1995, yaitu di usianya yang ke-30, ia memberanikan diri masuk ke dunia maya. Ia
mendirikan Amazon. Com. Kini merupakan salah satu situs yang paling banyak dikunjungi orang untuk mendapatkan informasi atau membeli buku-buku bermutu dari seluruh dunia. Mimpinya akhirnya terwujud. Dan
kini ia tercatat sebagai milyarder di negeri Paman Sam itu.
Oke, apakah Kamu sudah punya mimpi??
Klo belum temukan di sini

REJEKI ITU MENGIKUTI MIMPI KITA, REJEKI ITU BISA
DIRENCANAKAN MENURUT MIMPI KITA, DAN REJEKI ITU
BERBANDING LURUS DENGAN MIMPI KITA.
ENTREPRENEUR itu memang harus berani bermimpi.DIRENCANAKAN MENURUT MIMPI KITA, DAN REJEKI ITU
BERBANDING LURUS DENGAN MIMPI KITA.
Bagaimana dengan Kamu?
Saya rasa, meski disaat krisis ekonomi, kita janganlah merasa takut bermimpi.
Sebab, kita harus yakin bahwa mimpi atau visi itu sama dengan cetak biru (blue print) dari realita. Artinya, sesuatu yang akan menjadi kenyataan.
Entrepreneur itu sosok yang seharusnya tahu dengan mimpi. Apalagi mimpi itu tidak perlu biaya. Tetapi masalahnya adalah, belum tentu semua orang berani bermimpi. Sehingga tidak berlebihan kalau untuk bermimpi pun, dibutuhkan sebuah keberanian.
Saya punya keyakinan, kalau entrepreneur berani memiliki visi, maka akan lebih dapat menciptakan kekuatan positif di dalam pikirannya. Sehingga nantinya akan lebih mampu meningkatkan kemampuan kerja dan kualitas
hidupnya. Karena itu saya sangat yakin dengan ungkapan berikut ini: “Hati-hatilah dengan angan-anganmu, karena angan-anganmu itu akan menjadi kenyataan.”
Bill Gates yang bermimpi, bahwa personal computer akan tersedia di rumah setiap orang. Untuk merealisasikan mimpinya, ia rela drop out dari studinya, dan lebih memilih menekuni microsoft-nya. Ternyata ia berhasil. Kini ia
menjadi salah satu orang terkaya di dunia.
Begitu pula Michael Dell. Impiannya juga menakjubkan, yaitu ingin mengalahkan perusahaan komputer raksasa IBM. Akhirnya, ia pun berhasil jadi orang pertama yang memasarkan komputer pribadi dengan strategi
direct marketing. Usaha yang dirintisnya tahun 1984 berhasil, buktinya penjualan Dell Computer sangat laris. Bahkan Dell dalam usia 34 tahun berhasil menjadi salah satu orang terkaya di Amerika Serikat.
Contoh lain adalah Jeff Bezos. Mimpinya ingin jadi pengusaha sukses di dunia perdagangan melalui internet. Meski saat itu baru tahun 1995, yaitu di usianya yang ke-30, ia memberanikan diri masuk ke dunia maya. Ia
mendirikan Amazon. Com. Kini merupakan salah satu situs yang paling banyak dikunjungi orang untuk mendapatkan informasi atau membeli buku-buku bermutu dari seluruh dunia. Mimpinya akhirnya terwujud. Dan
kini ia tercatat sebagai milyarder di negeri Paman Sam itu.
Oke, apakah Kamu sudah punya mimpi??
Klo belum temukan di sini

Tidak ada komentar:
Posting Komentar