Sabtu, 21 November 2009

Paradigma Sukses


Sebelum ke paradigma sukses kita lihat dulu paradigma umum. Seperti namanya paradigma umum adalah paradigma yang dipakai oleh orang-orang umum atau kebanyakan. Dan satu lagi sukses yang kita bahas itu kita persempit sekitar pendapatan saja. Soalnya jika secara umum butuh pembahasan dari berbagai bidang.

Dalam paradigma ini orang berpikir untuk mendapatkan penghasilan adalah dengan menukar tenaga atau keahlian beserta waktu yang kita sebut bekerja dengan uang. Kondisi seperti ini memang nyaman namun tidak aman. Kenapa tidak aman?

Dalam kondisi ini bagaimana jika kita mengalami kecelakaan, perusahaan tempat kita kerja pailit, atau hanya sekedar sakit berkepanjangan. Kita tidak bisa bekerja lagi, bagaimana kita mendapatkan penghasilan? Bagaimana rencana masa depan kita? Tanda tanya?????

Siapa saja orang yang berada pada paradigma ini? Jawabannya semua orang yang masih bekerja untuk mandapatkan penghasilan, atau menukar waktunya dengan penghasilan.

Lalu apa sih paradigma suskses itu? Paradigma sukses adalah orang yang sudah berpikir bagaimana mendapatkan penghasilan namun tidak perlu lagi bekerja atau tidak lagi bekerja keras. Lalu darimana sumber penghasilannya? Nah penghasilannya didapat dari yang namanya ASET. Apa itu aset? pembahasannya nanti khusus tersendiri.

Jadi paradigma sukses adalah paradigma umum yang menghasilkan aset baru penghasilan. Saat kendala yang kita hadapi di paradigma umum datang, kita tidak bisa lagi bekerja, masih ada aset yang berkembang dan berjalan untuk mendatangkan penghasilan pasif kepada kita nah ini yang disebut pasif income.

Gambaran ini dibahas oleh Robert T Kiyosaki dalam bukunya cashflow quadrant. Anda bisa membacanya jauh lebih rinci. Namun untuk mudahnya kita bahas secara umum saja. Menurutnya ada dua quadrant yang mau tidak mau pasti berjalan dalam hidup kita, yaitu quadrant kiri dan quadrant kanan.


Quadrant kiri terdiri dari Employe (pekerja). Semua yang masih bekerja pada orang atau instansi apapun yang membuatnya menerima gaji, ia berada pada quadrant kiri bagian Employe. Contohnya ya karyawan atau pekerja/pegawai. Selanjutnya adalah Self Employe atau Smart atau Specialist (pakar/spesialis/praktisi/pengusaha) atau sejenisnya yang mendapatkan penghasilan karena menukar/menjual keahliannya. Contohnya Dokter (spesialis), pengacara, pengusaha kecil, pedagang dsb.

Quadrant kanan terdiri dari Bisnis. Semua yang menghasilkan aset atau usaha tanpa harus dikerjakan pemiliknya namun menghasilkan pendapatan yang sering disebut ASET masuk dalam quadrant kanan. Contohnya bisnis Internet Marketing, reksa dana, deposito, MLM, bahkan kontrakan pun bisa. Anda tidak kerja tapi tetap dapat penghasilan kan? Selanjutnya adalah Investasi. Yang dimaksud disini adalah Investasi Bisnis, soalnya semua quadrant bisa berinvestasi namun tidak sehebat Investasi Bisnis tentunya. Di quadrant ini adalah mereka yang benar-benar sudah tidak terlibat lagi dengan kerjaan, cuma nunggu uang mengalir ke rekening mereka sambil bersantai ria beserta keluarga. Enak kan? Betul tidak?

Oke mudah-mudahan sampai disini bisa dimengerti apa itu paradigama sukses di cashflow quadrant. Jadi sekali lagi paradigma sukses disini adalah sukses tanpa kerja keras, tapi dengan kerja cerdas begitu kira-kira. Hanya dengan sedikit kerja menghasilkan banyak uang.

Bagaimana dengan anda, apakah sudah berada di quadrant kanan atau masih betah di quadrant kiri? Mau sukses atau masih betah seperti keumuman orang? jawabannya ada pada diri anda masing-masing. Syaratnya setelah anda tahu anda mau melakukan hijrah/pindah dari quadrant kiri ke quadrant kanan.

Salam sukses...

Tidak ada komentar: